A PopPunk Hardcore band from bandung city






Genre:
PUNK/HARD CORE/ROCK
Anggota:
GANIA ALIANDA (VOCAL)
FERRIN (BASS)
ANGGA (GUITAR)
PAM ALAYUBI (DRUM)
Kota Asal:
BANDUNG
Perusahaan Rekaman:
YOUNG BLOOD RECS
Lokasi Sekarang:

WEST FLOWER CITY

Situs Web:
http://www.myspace.com/billfoldx


DOWNLOAD

Read More

Photo Sesion With Margaretha : Korea style Part 2




haha ini baru konsep korea style yang sebenarnya setelah korea style part 1 di postingan gua yang terdahulu.....outfit sih overal masih teta sama..hanya ada penambahan kacamata,jaket it aja deh ...hehe sama olahan sedikit di photoshop dan lightroom ...monggo di nikmati .....
Read more

The Trees and The Wild : Obrolan dan mengulas tentang mereka




(Photographer by Johannes Daru Firmanjaya - @ Kick Fest 2010 - Jogja Expo Center )

The Trees and The Wild mungkin masih asing di kuping sebagian kalian. Band ini memang terhitung baru. Terbentuk dari pertemanan masing-masing personilnya sejak bangku sekolah. Andra dan Remedy berteman sejak SMA dan pernah membuat proyek akustik bersama ketika kuliah. Sedangkan Iga adalah teman Andra di sebuah band blues, Enterprising John yang juga temannya sejak SMP. Di tahun 2006 mereka mulai mencoba menulis beberapa lagu. Beberapa karya akhirnya tercipta. Dari sanalah perjalanan The Trees and The Wild dimulai. Mereka menawarkan komposisi musik akustik yang sederhana dan memanja telinga. Mudah dicerna dan cukup minimalis.

Honeymoon on Ice adalah single pertama dari mereka yang diperkenalkan ke publik dan mendapat apresiasi bagus dari salah satu radio anak muda Ibukota. Lagu ini terinspirasi dari sebuah film karya Michel Gondry yang berjudul “Eternal Sunshine of the Spotless Mind.”

Selain itu, Lil’fish Records, label milik Agus Sasongko, Media Distorsi tertarik untuk merilis album penuh mereka setelah mendengarkan beberapa lagu The Trees and The Wild via myspace. Dari sana kemudian terjalin kesepakatan antar keduanya. Alhasil, bulan Februari 2009 mendatang rilisan penuh pertama dari band ini resmi akan beredar di bawah payung label tersebut. Sebagai informasi, Lil’fish Records sempat menangani album Pure Saturday dan The Morning After.

Perihal ingin berbagi kabar terkait The Trees and The Wild dan rencana perampungan album debut mereka, berikut wawancara singkatnya.



Bagaimana mulanya The Trees and The Wild terbentuk? Untuk line-up personil apakah sudah seperti ini dari awal atau sering kali bongkar pasang?

Kami sudah berteman sejak masih di bangku sekolah. Di masa SMP Iga dan Andra telah bermain musik bersama, sedangkan Andra dan Remedy bertemu di masa SMA. Akhir 2006 kami mulai membuat lagu, dan sampai sekarang formasi kami bertiga.

Apa dasar kalian membentuk sebuah band? Sekadar hobikah atau karena kalian memang ingin berkarir di dunia musik? Atau mungkin, kalian ingin mencoba peruntungan di ranah ini?

Ketika kami membuat lagu, itu adalah kondisi dimana kami tidak membuka kompromi dengan hal-hal di luar kami. Dan penghargaan menurut kami adalah sebuah proses.

Apa saja kegiatan para personil The Trees and The Wild selain sibuk di band?

Remedy: menyelesaikan skripsi. Andra: menyelesaikan skripsi. Iga: penata musik film dan guru musik.

Untuk nama band sendiri, kenapa The Trees and The Wild yang digunakan sebagai identitas? Ada alasan tertentu mungkin?

The Trees and The Wild merupakan suatu ungkapan yang menurut kami berarti suatu keadaan yang bebas, hidup dan tidak artifisial.

Lagu ‘Honeymoon on Ice’ cukup menarik perhatian saya. Pertama kali dengar saya pikir lagu ini milik band asing. Ternyata saya salah. Namun, yang menarik perhatian saya bukan karena itu saja, melainkan karena komposisi musik yang sangat minimalis dan mudah dicerna. Apa semua lagu kalian dikonsepkan seperti itu, minimalis dan easy listening? Untuk genre lagu sendiri, seperti apa kalian mengkategorikannya?

Kategori bagi kami akan menjadi bumerang untuk persepsi, karena itu akan mempersempit pemikiran orang yang mendengar karya-karya kami. Jadi kategori musik The Trees and The Wild menjadi kebebasan tiap-tiap individu untuk menyikapinya.

Sejauh ini sudah ada berapa materi lagu yang kalian punya? Dan apa yang ingin kalian sampaikan lewat lagu-lagu kalian tersebut?

Sejauh ini sudah 80%, dan lagu-lagu kami bercerita tentang optimisme dan antisipasi hari esok.

Mengenai lirik/syair lagu, menurut kalian seberapa penting kefungsiannya dalam sebuah karya musik? Hanya sebagai pelengkap sajakah atau seperti apa? Seserius apa kalian memikirkan pembuatan lirik untuk lagu-lagu kalian?

Lirik memiliki porsi yang unik dalam komposisi lagu. Bila dianalogikan, lirik itu sebagai bumbu pada indomie..hehehehe..

Lagu-lagu kalian didominasi lirik bahasa Inggris. Apakah musik kalian tidak cocok menggunakan bahasa Indonesia? Beberapa band ketika ditanya tentang ini pasti akan menjawab masih terlalu sulit untuk mereka bisa berekspresi dengan lirik-lirik bahasa Indonesia. Bagaimana dengan kalian?

Kebetulan lirik kami tidak semua berbahasa Inggris dan menurut kami lirik bahasa Indonesia maupun Inggris tidak memiliki kekurangan maupun kelebihan. Dan kami tidak menemui kesulitan dalam membuat lirik berbahasa indonesia.

Terkait inspirasi bermusik kalian, apa dan dari mana saja (musik/non-musik)?

Kami terinspirasi oleh hal-hal yang terjadi dalam hidup kami dan musik yang telah kami dengar dari dulu sampai sekarang.

Menurut kalian, sejauh mana musik membawa pengaruh baik dan buruk bagi orang lain? Dengan kata lain, bisakah mengintervensi seseorang untuk berbuat sesuatu?

Kemungkinan adanya intervensi musik terhadap hidup seseorang akan selalu ada, tetapi bicara tentang baik dan buruk bukanlah sesuatu seperti hitam dan putih. Ini akan kembali kepada kebebasan individu masing-masing yang menikmati musik tersebut dan cara mereka menyikapinya.

Kembali ke lagu-lagu kalian. Apa yang berbeda dari karya-karya The Trees and The Wild dan ingin ditunjukkan ke penikmat musik lokal?

Berbeda adalah bentuk apresiasi dari para pendengar kami, ketika kami membuat lagu, yang kami pikirkan hanya mengekspresikan apa yang kami alami.

Debut album kalian akan dirilis oleh Lil’fish records pada Februari 2009 mendatang. Bisa diceritakan proses terjalin kerjasama dengan label ini?

“Lil’fish records” mendengar kami dari situs myspace lalu mereka menawari kami kerjasama untuk membuat album penuh.

Berapa lagu yang akan disertakan ke dalam rilisan pertama kalian tersebut? Dan untuk rekamannya sendiri sudah sampai sejauh mana?

10 lagu, proses rekaman sudah berjalan 80%.
Read more

Monday, January 17, 2011

Korea Style with Margaretha






bingung mo bilang apa dari photo ini...niat dan konsep awal nya goth ..eh kok sampai di lokasi cuaca malah gak ndukung..property kurang...lensa mendadak AF(auto focus) mati ehh shit..terpaksa pake manual fokus dah ...sial sial sial sialllllll...

ya sudah konsep yang sudah di pikirkan matang2 seminggu sebelum nya hilang dan mendadak hangus saking masak nya di otak gua..akhirnya mendadak ambil photo apa aja yang penting jadi dah ..

ini dah hasil hunting tadi siang dengan panassssssssss yang terikkkk
Read more

Saturday, January 15, 2011

Gua Terpesona oleh Hello Bandito




REVIEW-REVIEW-REVIEW


"Mengingatkan pada The Distillers, Young And Restless atau Vivian Girls jika ditilik dari vokal a’la riotgrrrl, namun jika ingin melakukan perbandingan musik mereka cukup dekat dengan Fucked Up, Social Distortion atau band-band punk-rock lainnya cuma vokalnya diisi oleh perempuan ugal-ugalan.

Dengan rekaman super kasar yang entah mengapa malah menambah daya tarik mereka, mungkin karena mengingatkan saya pada masa-masa mengumpulkan rekaman-rekaman bootleg yang seringkali menangkap energi yang lebih agresif dibandingkam rekaman aslinya.

Namun walaupun saya menyukai rekaman-rekaman live kasar, saya tetap mendoakan semoga mereka berhasil merekam lagi lagu-lagunya dengan fasilitas yang lebih baik, dan tetap dapat menangkap energi berlebih yang mereka miliki.


Read more

" Clubber Shoot "Photography Contest At BosheVVIP CLUB






" Clubber Shoot "Photography Contest At BosheVVIP CLUB di adakan pas pada tanggal ulang tahun gua. 4 november..gua kira temen ngajakin party eh gk taunya sudah di daftarin ikutan lomba photo ..nasib...

haha untung nya pas saat itu mc pun menanyakan siapa yang berulang tahun hari itu..temen2 gua pun langsung angkat jari menunjuk gua...yaaa apa boleh di kata dah..ultah di rayain di situ + free drink yang bikin kepala muter2 gk jelas...


terpaksa motret acara itu sambil ngelihatin burung2 muter2 di atas kepala..

Read more

Job Pre wedding





ini job pertama gua.gak tau juga knp bisa dapat job bikin photo pre wed..padahal gua blum pernah sama sekali bikin proyek giniian..yah itung itung nyari pengalam dan nambah2 duit jajan .ya sudah gua terima aja tawaran yang lumayan menggiurkan hehehe :D.

seharusnya di photo pre wed gk bisa di kerjakan sendiri.harus punya team minimal 3 orang untuk 1 photographer,1 pengatur lighting,1 editing ... akhirnya gua bingung sendiri waktu di lokasi..ah itu gn flash ke gedean,posisi flash gk bener..terpaksa mindah2 dulu,cari angel,komposisi,ah gk pas lagi balik lagi ngatur lighting nya hahaha...capek juga..


itu lah hasil nya..monggo :D



Read more

Sekaten " Festival rakyat tahunan"





Tepat pada tgl 8 january 2011 acara sekaten yang di adakan setahun sekali di yogyakarta itu di resmikan pembukaannya yang selalu di adakan di alun alun utara yogyakarta..

gak ada kerjaan di kost..ah ya sudah gua sama temen2 pergi dah ke acara itu...penuh sesak , hampir semua masyarakat jogja dr berbagai kalangan berdatangan ke sana.



Read more

Friday, January 14, 2011

Dark Side

I want to review about the model . she named a Fifi K. Caillechlum .. she was a communications student at UPN Yogyakarta .. she looks pretty and the girl with a tiny body ,she comes from batam


I have you enjoyed my photo : )






Read more

Friday, October 22, 2010

Lady in fortress vredenburg Yogyakarta






with

Revisyamaia Frediano


Read more

Band lama yang tetap ku dengarkan lagunya






Band Members :
- Dinand (Vocals)
- Qzoot (Guitar)
- Mamie (Guitar)
- Febri (Bass)
- Nanda (Drum)
- Nishade (Keyboard)

Sweet as Revenge secara resmi berdiri di Jakarta pada awal November 2003. Dimulai dari pertemuan Max, Qzoot (gitar) dan Febri (bass) di sebuah distro di Jakarta.

Berawal dari obrolan mengenai interest yang sama pada genre post-hardcore, kemudian berlanjut dengan keinginan untuk membuat sebuah band yang memainkan musik post-hardcore itu sendiri. Waktu berjalan, dan berdirilah Sweet as Revenge.


Read more

Tuesday, October 12, 2010

Fay dengan tumbuhan

Bersama


Fay




Read more

Nova bermain air

Bersama

Nova Neta




Read more
Powered by Blogger.

link-link

Cosmetics disease (1)
info and tips (22)
insurance (2)
pregnant (5)

WP Cumulus Flash tag cloud by Roy Tanck and Luke Morton requires Flash Player 9 or better.

 

MAJESTY ETERNITY Design by Insight © 2009